| Sumber: Google |
Demam Korea kini sudah mulai mendunia, dan termasuk di
Indonesia. Tak heran kalau masyarakat Indonesia suka sekali dengan apapun
tentang Negeri Gingseng tersebut. Mulai dari jamannya fashion, gaya rambut,
make up, musik, wisata, budaya hingga kulinernya yang kini mulai masih masuk di
Indonesia.
Seperti masakan Korea yang sudah banyak di kenal di
Indonesia, Ramyeon atau biasa disebut juga Ramyun. Adalah hidangan mie kuah
instan ala Korea yang biasa dikonsumsi oleh sebagian banyak masyarakat Korea.
Mie instan ini sudah menyasar pasar Indonesia. Dengan salah satu merk
ternamanya yaitu Shin Ramyun.
Produsen mie instan nomor satu di Korea, Nongshim, baru saja
mengeluarkan lima varian rasa yang menjadi rasa ciri khas Korea. Dan, tentunya
halal untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Marketing Director PT.
Sukanda Djaya, Martini Darmadi, mengatakan, lima varian ramyunnya yakni
Shin Ramyun Spicy Mushroom, Shin Ramyun Shrimp,
Kimchi, Neoguri Udon dan Korean
Claypot Ramyun sudah bisa dinikmati.
"Tanpa ke Korea, kita bisa menikmati mie dengan rasa
otentik dan juga halal," katanya kepada AkuratKuliner di acara 'Nongshim
Farmer's Heart', di Fairmont Hotel,
Jakarta Selatan, Senin, (29/4).
Lantas apa bedanya dengan mie instan Korea dengan lainnya?
Martini menjelaskan kalau Nongshim sudah berdiri sejak tahun 1986. Artinya,
sudah 30 tahun memproduksi mie instan Korea yang sesungguhnya. Bahkan, Shin
Ramyun juga sudah tersedia di 100 negara di dunia.
Jadi menurutnya, Shin Ramyun merupakan mie instan yang telah
memenuhi semuanya. Baik rasa ataupun sertifikat halal yang sudah tercantum di
kemasannya.
"Shin Ramyun punya rasa otentik yang tidak dimiliki mie
Korea lainnya dan nomor 1 di Korea," jelasnya
Sumber: akurat.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar