![]() |
| Sumber: Google |
Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Bagi umat Muslim,
menjalankan ibadah puasa merupakan salah satu kewajiban yang dijalankan selama
satu bulan penuh, tak terkecuali bagi ibu yang sedang hamil.
Lalu bagaimana cara ibu hamil dapat menjalankan puasa?
Dr. Juwalita Suraprasi, M. Gizi, Sp. GK, spesialis Gizi
Klinis dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, sudah menjelaskan kalau
ada yang perlu diperhatikan ibu hamil saat menjalankan puasa yang tergantung
trimenser (usia kandungan) sang ibu.
"Yang boleh puasa itu trimenser 2-3 jika kondisi
memungkinkan dengan gizi yang baik dan tidak memiliki masalah kesehatan seperti
hipertensi," katanya kepada AkuratHealth di kawasan Senayan, Jakarta
Selatan, Senin, (29/4).
Maka, harus ada konsultasi terlebih dahulu dengan dokter
spesialis untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadhan ini.
Lanjut Dr. Julawita, ibu hamil juga harus memikirkan
kandungan kalori yang diterima tubuh, terutama dari mengkonsumsi makanan. Ibu
hamil harus banyak mengonsumsi buah, sayur-sayuran, kacang-kacangan yang
memiliki kalori tinggi.
Akan tetapi, ibu hamil juga harus tahu kondisi tubuh yang
dialami semasa kehamilan. Jika sudah mengalami kondisi tubuh yang tak
memungkinkan seperti sakit kepala, demam, muntah-muntah, gerak janin berkurang,
tak diperkenankan untuk melanjutkan puasanya.
"Kalau sudah mengalami tanda-tanda tersebut, saya
sarankan agar berhenti berpuasa demi kesehatan janin dalam kandungan,"
pungkasnya.
Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar