![]() |
| Sumber: google.com |
Xiaomi mengklaim pendapatan perusahaannnya meningkat pada kuartal ketiga (Q3) 2019. Hingga 30 September 2019 tercatat vendor asal Tiongkok itu berhasil meraup 7,63 miliar dolar AS atau setara dengan Rp107 triliun.
Divisi Internet Of Things (IoT) dan juga Smarthome Xiaomi disebut mengalami penguatan pada Q3 2019. Namun divisi ponsel pintarnya justru
mengalami sedikit penurunan.
Meski begitu, penjualan ponsel menjadi penyumbang terbesar
pendapatan Xiaomi dengan total 4,59 miliar dolar AS. Angka tersebut turun
sekitar 7,8 persen secara Year on Year, seperti dilansir GSM Arena, Minggu
(1/12/2019).
Vendor Tiongkok tersebut mengklaim berhasil mengirimkan 32,1
juta ponsel sepanjang Q3. Menempatkannya di posisi keempat secara global dengan
pangsa pasar 9,2 persen dalam laporan Canalys.
Perangkat IoT dan elektronik lainnya tercatat menyumbang 2,22
miliar dolar AS dari total pendapatan. Meningkat signifikan hingga 44,4 persen
dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.
Sementara untuk TV dan laptop Xiaomi hanya menghasilkan 823
juta dolar AS. Meski begitu angka tersebut naik 36,5 persen secara
Year-on-year.
Di sisi lain, langkah ekspansi global Xiaomi juga terlihat
mulai membuahkan hasil. Pihaknya menyebut pendapatan luar negeri untuk Q3 2019
naik 17,2 persen.
Adapun laba bersih Xiaomi selama sembila bulan pertama pada
2019 telah mencapai angka 1,3 miliar dolar AS. Pihaknya mengklaim angka
tersebut tumbuh hingga 37,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar